Klaten – Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Cahaya menunjukkan kesiapan penuh untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Klaten. Sebagai bentuk ikhtiar dan persiapan akhir, SPPG Cahaya menggelar doa bersama di kantor SPPG yang berlokasi di Desa Barepan, Kecamatan Cawas, pada Kamis malam (4/2).
Pemilik SPPG Cahaya, Cahyo Dwi Styanta, menyampaikan bahwa kegiatan doa bersama tersebut menjadi penanda kesiapan dapur sebelum resmi beroperasi pada Senin mendatang. Ia menegaskan seluruh tahapan persiapan telah dilalui, termasuk uji coba produksi dan simulasi kerja relawan.
“Hari Senin besok kita running. Tadi kita sudah uji coba untuk membuat seratus porsi. Relawan kita hadirkan semua di bidangnya masing-masing, sudah simulasi,” jelas Cahyo.
SPPG Cahaya yang berada di bawah naungan Yayasan Brivina Sejahtera Jaya ini akan melayani sekitar 1.956 penerima manfaat dari sembilan sekolah yang tersebar di tiga desa, yakni Desa Barepan, Kedungampel, dan Bawak, Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten.
Cahyo juga memastikan bahwa seluruh aspek keamanan dan kualitas makanan telah dipenuhi sesuai standar yang ditetapkan oleh instansi terkait. Proses sertifikasi telah dilakukan sebagai bentuk komitmen terhadap kesehatan dan keselamatan anak-anak penerima manfaat.
“Standar dari dinas kesehatan sudah kita penuhi, SLHS juga sudah terbit. Kemudian kita juga merekrut chef yang berpengalaman,” ujarnya.
Menanggapi kesiapan tersebut, Ketua DPW Pasukan 08 Klaten, Eko Setyo Atmojo, memberikan apresiasi dan menyatakan dukungan penuh terhadap operasional SPPG Cahaya sebagai bagian dari penguatan program kerakyatan.
“Kami mengapresiasi kesiapan SPPG Cahaya yang telah memenuhi standar dan bekerja dengan serius. Program Makan Bergizi Gratis ini adalah investasi masa depan bangsa. Anak-anak yang sehat dan tercukupi gizinya adalah fondasi Indonesia yang kuat,” tegas Eko.
Ia juga menegaskan bahwa Pasukan 08 siap bersinergi untuk memastikan program MBG berjalan tepat sasaran dan berkelanjutan.
“Pasukan 08 siap mengawal dan mendukung pelaksanaan MBG di lapangan agar benar-benar dirasakan manfaatnya oleh rakyat, khususnya anak-anak di Klaten,” tambahnya.
Dengan kesiapan sarana, sumber daya manusia, serta dukungan berbagai pihak, SPPG Cahaya optimistis dapat menjalankan operasional secara optimal sejak hari pertama. Diharapkan kehadiran dapur SPPG ini mampu meningkatkan kualitas gizi anak-anak di Kecamatan Cawas dan menjadi contoh kolaborasi nyata dalam membangun generasi unggul menuju Indonesia Emas.










