Menu

Mode Gelap

Berita Jawa · 6 Feb 2026 11:43 WIB ·

Klaten Selatan Dilanda Masalah Sampah, Warga Diminta Tingkatkan Kepedulian Lingkungan


 Kondisi jalan di Desa Trunuh, Klaten Selatan tertutup sampah, akibatnya jalan umum tersebut tidak bisa dilalui masyarakat (Dok.Pribadi). Perbesar

Kondisi jalan di Desa Trunuh, Klaten Selatan tertutup sampah, akibatnya jalan umum tersebut tidak bisa dilalui masyarakat (Dok.Pribadi).

Klaten – Persoalan sampah masih menjadi masalah serius di wilayah Kecamatan Klaten Selatan, Kabupaten Klaten. Pantauan media pada Jumat siang (6/2) di Desa Trunuh menunjukkan tumpukan sampah rumah tangga yang menggunung hingga hampir menutupi akses jalan umum dan menimbulkan bau menyengat.

Kondisi tersebut dikeluhkan warga karena tidak hanya mengganggu aktivitas harian, tetapi juga berdampak langsung pada sektor pertanian. Kepala Desa Trunuh, M. Sulaiman, mengungkapkan kekhawatirannya terhadap situasi tersebut.

“Sarana prasarana jalan berhenti, tidak bisa untuk lewat. Itu yang paling penting. Kedua, itu juga mengganggu sawah yang lain,” ujar Sulaiman.

Menurutnya, pemerintah desa sebenarnya telah melakukan berbagai upaya penanganan, mulai dari pengambilan sampah secara rutin hingga pemilahan sampah di tingkat RT dan RW. Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil maksimal karena masih adanya warga dari luar desa yang membuang sampah sembarangan di lokasi tersebut.

Selain itu, Sulaiman juga menyayangkan belum terealisasinya komitmen dari dinas terkait mengenai pengambilan sampah secara rutin.

“Waktu dikumpulkan empat desa di kecamatan, mau ada truk ambil sampah di situ. Tapi cuma dua atau tiga hari saja, setelah itu sudah tidak bisa lagi,” ungkapnya.

Sementara itu, Camat Klaten Selatan, Anna Fajria Hidayati, menyebut rendahnya kesadaran masyarakat dalam memilah sampah sejak dari tingkat keluarga menjadi tantangan terbesar dalam pengelolaan sampah di wilayahnya. Meski demikian, pihak kecamatan terus berupaya mencari solusi dengan menggandeng berbagai pihak, termasuk PKK.

Camat Anna juga mengajak masyarakat untuk mulai membangun kesadaran kolektif dalam mengelola sampah secara mandiri.

“Ayo kita memulai kesadaran dari diri kita masing-masing, karena di situ kuncinya untuk mengelola sampah dengan baik dan benar,” tegasnya.

Menanggapi persoalan tersebut, Ketua DPW Pasukan 08 Klaten, Eko Setyo Atmojo, menyatakan keprihatinannya sekaligus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak saling menyalahkan, melainkan bergerak bersama mencari solusi.

“Masalah sampah ini bukan hanya urusan pemerintah desa atau kecamatan, tapi tanggung jawab kita bersama sebagai warga. Pasukan 08 Klaten siap mendorong kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, dan relawan untuk menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan bermartabat,” ujar Eko.

Ia juga menegaskan bahwa kepedulian terhadap lingkungan merupakan bagian dari semangat bela negara dalam kehidupan sehari-hari.

“Menjaga lingkungan adalah bentuk cinta tanah air yang paling nyata. Kalau desa bersih, rakyat sehat, maka bangsa ini akan kuat,” tambahnya.

Dengan kerja sama lintas sektor dan meningkatnya kesadaran masyarakat, diharapkan persoalan sampah di Kecamatan Klaten Selatan dapat segera teratasi, sehingga tercipta lingkungan yang aman, asri, dan layak bagi generasi mendatang.

Artikel ini telah dibaca 90 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Hj. Dahlia Suhartono SKM, M.Si Resmi Jabat Sekretaris Pasukan 08 Sumut yang Baru

6 Februari 2026 - 11:57 WIB

SPPG Cahaya Siap Beraksi, Ribuan Anak di Cawas Klaten Akan Terima MBG

6 Februari 2026 - 11:50 WIB

Episode II: Tuhan yang Menangis di Balik Gedung Parlemen

1 Februari 2026 - 15:09 WIB

Kegiatan Sosial Budaya, Didik Haryadi Serahkan Ambulans kepada Relawan RCTD Klaten

1 Februari 2026 - 14:27 WIB

IUS CORDIS (II) – Ketika Hukum Bertanya pada Hatinya Sendiri: Dari Negara Pasal Menuju Negara Nurani

1 Februari 2026 - 04:47 WIB

Pemerintah Revitalisasi 16.169 Sekolah, SMP Muhammadiyah Sinar Fajar Klaten Jadi Salah Satu Penerima

1 Februari 2026 - 00:56 WIB

Trending di Berita Jawa