Klaten — Pasukan08.com | Di tengah maraknya pejabat sibuk dengan rapat dan seremoni, Wakil Ketua DPRD Klaten Bahtiar Joko Widagdo memilih cara berbeda untuk turun ke masyarakat: menebar 25 ribu benih ikan nila di Sungai Pusur, sekitar Umbul Cokro, Kecamatan Tulung, Sabtu (1/11/2025).
Aksi sederhana tapi bermakna ini menjadi bagian dari peringatan HUT ke-61 Partai Golkar, yang tak hanya diisi pidato dan spanduk, tetapi juga gerakan nyata menjaga alam dan ketahanan pangan rakyat.
🐟 Benih Ikan, Benih Harapan
Sebanyak 25 ribu benih ikan nila dilepaskan ke aliran Sungai Pusur. Dalam momen itu, turut hadir Ketua DPD Golkar Klaten Basuki Effendi beserta jajaran pengurus partai. Selain tabur ikan, ratusan paket sembako juga dibagikan kepada warga sekitar.
“Tujuannya untuk menjaga keanekaragaman hayati dan ekosistem sungai. Ini bukan sekadar tabur ikan, tapi tabur kehidupan,” ujar Bahtiar dengan nada tegas namun hangat.
💪 Ketahanan Pangan dari Aksi Nyata
Bagi Bahtiar, program ini bukan sekadar simbolis. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini bagian dari gerakan ketahanan pangan berbasis rakyat.
“Harapan kami, ikan-ikan ini bisa tumbuh dan jadi sumber protein sehat bagi masyarakat. Mancing boleh, asal bijak dan tidak merusak lingkungan,” katanya sambil tersenyum.
Langkah ini juga mencerminkan semangat kemandirian dan gotong royong — dua hal yang menjadi nilai dasar perjuangan Golkar di tengah rakyat.
💰 Dari Gaji Pribadi, Bukan Dana Proyek
Yang menarik, seluruh dana pembelian benih ikan berasal dari gaji pribadi Bahtiar Joko Widagdo, tanpa bantuan sponsor atau APBD.
“Kami senang menyisihkan gaji pribadi untuk kegiatan seperti ini. Ini bukan proyek, bukan bantuan, tapi niat tulus untuk lingkungan dan masyarakat,” tegasnya.
Sikap ini menjadi teladan di tengah keprihatinan publik terhadap citra pejabat yang sering dinilai jauh dari rakyat.

🗣️ Dekat dengan Warga, Dengarkan Aspirasi
Kegiatan ini juga menjadi ruang dialog antara pejabat dan rakyat. Bahtiar mendengar langsung aspirasi warga tentang kondisi sungai, pertanian, hingga harga kebutuhan pokok.
Menurutnya, politik harus dimulai dari empati dan kedekatan, bukan hanya saat menjelang pemilu.
“Kalau kita turun langsung, kita tahu apa yang sebenarnya dibutuhkan rakyat. Dari situlah kebijakan lahir,” ujarnya.
Spirit Golkar untuk Rakyat
Bagi Pasukan 08, gerakan seperti ini patut diapresiasi. Di tengah derasnya arus politik pencitraan, Bahtiar menunjukkan bahwa politik bisa berwajah humanis, ekologis, dan berorientasi pada rakyat kecil.
25 ribu benih ikan itu bukan sekadar biota air—tapi simbol 25 ribu harapan baru agar sungai tetap hidup, rakyat tetap sejahtera, dan pemimpin tak kehilangan nurani.
🟡 Pasukan08.com — Suara Rakyat. Gerak Nyata. Digital, Patriotik, dan Berani.
Pewarta: Eko Setyo Atmojo
Editor: Redaksi Pasukan08.com
Biro: Jawa Tengah










