“Bangsa yang kuat berawal dari tubuh yang sehat dan hati yang bersih.”
🔥 MEDIA CENTER PASUKAN 08 🔥
“Suara Digital Rakyat Pejuang”
Pewarta: Eko Setyo Atmojo | Editor: Tim Media Center Pasukan 08 | Biro: Klaten
KLATEN — Udara pagi di halaman Pendopo Pemerintah Kabupaten Klaten terasa segar, berpadu dengan semangat kebangsaan yang mengalir di setiap langkah peserta upacara. Rabu (12/11/2025), ratusan peserta dari berbagai unsur pemerintahan, lembaga kesehatan, organisasi masyarakat, hingga dunia pendidikan hadir dalam Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 Kabupaten Klaten Tahun 2025.
Bertindak sebagai inspektur upacara, Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo, S.I.Kom., yang membacakan amanat Menteri Kesehatan Republik Indonesia. Dalam pesannya, Menkes menegaskan bahwa peringatan HKN bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan refleksi dan komitmen nasional untuk menyiapkan generasi masa depan yang sehat, tangguh, dan berdaya saing.
Generasi Sehat, Masa Depan Hebat
Tema HKN tahun ini, “Generasi Sehat, Masa Depan Hebat”, menjadi seruan moral agar bangsa ini tidak sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga membangun manusia yang sehat lahir batin.
“Investasi terbesar bagi kejayaan bangsa adalah kesehatan generasi mudanya,”
ujar Bupati Hamenang, membacakan amanat Menteri Kesehatan RI.
Dalam amanat tersebut, pemerintah menegaskan pentingnya layanan kesehatan komprehensif bagi anak-anak sejak dini — mulai dari 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), ASI eksklusif, imunisasi dasar lengkap, pemantauan tumbuh kembang, hingga pendidikan kesehatan reproduksi dan gizi seimbang bagi remaja.
Pemerintah juga menegaskan bahwa pencegahan stunting tetap menjadi prioritas nasional, dengan Puskesmas dan fasyankes tingkat pertama sebagai garda terdepan pelayanan masyarakat.
Digitalisasi dan Sinergi Kesehatan
Transformasi digital di bidang kesehatan diharapkan menjadi terobosan besar untuk memperluas jangkauan layanan, mempercepat deteksi dini, dan memperkuat promosi kesehatan di sekolah maupun komunitas.
“Kesehatan adalah tanggung jawab bersama, dimulai dari diri sendiri dan keluarga. Mari jadikan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sebagai gaya hidup baru dengan gizi seimbang, olahraga teratur, tidak merokok, dan menjaga kebersihan lingkungan,”
pesan Menteri Kesehatan dalam amanat yang dibacakan oleh Bupati Klaten.
Menutup amanatnya, Menteri mengajak seluruh elemen — pemerintah daerah, dunia usaha, akademisi, organisasi masyarakat, media, dan keluarga — untuk terus memperkuat Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas).

Kesehatan Adalah Investasi Bangsa
Turut hadir dalam upacara tersebut, Ketua DPRD Klaten H. Edi Sasongko, Kasdim 0723/Klaten Mayor Inf Ismail Syahruddin, Kabaglog Polres Klaten Kompol Sugeng Handoko, Pj Sekda Jaka Purwanto, serta para kepala OPD, camat, direktur rumah sakit, dan kepala puskesmas se-Kabupaten Klaten.
Usai upacara, Mayor Inf Ismail Syahruddin, mewakili Dandim 0723/Klaten, menyampaikan refleksi yang menggugah:
“Kesehatan adalah investasi strategis bangsa. Generasi yang sehat dan berdaya saing tinggi merupakan fondasi menuju Indonesia Emas 2045. Ini butuh kolaborasi semua pihak — pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat,”
tegasnya.
Doa Pejuang Digital
Peringatan HKN ke-61 di Klaten bukan sekadar ritual tahunan, melainkan seruan nurani bangsa untuk menjaga kehidupan. Sebab, membangun bangsa tidak cukup dengan beton dan baja, tapi juga dengan tulang yang sehat dan hati yang kuat.
“Kami bukan sekadar media, kami pasukan nurani yang menyalakan semangat Indonesia.”
💚 Media Center Pasukan 08 — Menulis dengan semangat kebangsaan, menyuarakan kesehatan sebagai kekuatan bangsa.










