Pewarta: Firnas Redaksi Pasukan08.com
Editor: Tim Media Center Nasional
Biro: Jawa Timur
Pasuruan — Semangat tangguh dan gotong royong kembali menggema di Lapangan Wicaksana Legawa, Rabu (5/11/2025) pagi. Dalam udara yang masih lembab pertanda musim hujan mulai menggeliat, Polres Pasuruan Kota bersama seluruh unsur Forkopimda menggelar Apel Kesiapan Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi.

Apel ini dihadiri oleh Wakil Wali Kota Pasuruan, unsur TNI–Polri, BPBD, Dinkes, Dishub, dan elemen masyarakat — membuktikan bahwa kesiapsiagaan bukan hanya jargon, tetapi budaya bersama yang dijaga.
Kapolres Pasuruan Kota, AKBP Davis Busin Siswara, dalam amanatnya menegaskan bahwa apel ini adalah bentuk nyata dari kesiapan menghadapi situasi darurat, sejalan dengan instruksi nasional.
“Kita tidak menunggu bencana datang. Kita siap sebelum itu terjadi,” tegasnya penuh wibawa.
Beliau mengutip data BNPB yang mencatat 2.606 bencana hingga pertengahan Oktober 2025, serta peringatan BMKG tentang potensi La Nina yang bisa meningkatkan curah hujan ekstrem di wilayah Jawa Timur.

Pasukan 08 melalui media center-nya menyoroti langkah sigap ini sebagai contoh kolaborasi rakyat dan aparat yang patut ditiru.
“Inilah bentuk nyata bela negara di masa damai — bukan angkat senjata, tapi angkat solidaritas,” tulis akun resmi Pasukan08.com.
Pasukan 08 juga mengingatkan bahwa kesiapsiagaan bencana adalah bagian dari gerakan nasional rakyat tangguh, di mana setiap rumah, sekolah, dan tempat kerja harus memiliki kesadaran mitigasi yang kuat.
Dengan apel siaga ini, Pasuruan tidak hanya bersiap menghadapi bencana alam — tetapi juga menyalakan semangat kemanusiaan dan kebersamaan.
Dan seperti kata slogan Pasukan 08:
“Bencana bisa datang kapan saja, tapi bersama rakyat kita selalu siap menjaga Indonesia!”
Apel selesai, tapi kesiapsiagaan tetap hidup — di hati setiap relawan, petugas, dan warga Pasuruan.
#Pasukan08 #TanggapBencana #KesiapsiagaanNasional #PasuruanSiaga #IndonesiaTangguh










