Menu

Mode Gelap

Berita Jawa · 4 Nov 2025 04:50 WIB ·

Kemenkop Gelar Pelatihan Kapasitas Pengurus KDKMP: Siapkan SDM Unggul Menuju Indonesia Emas 2045


 Kemenkop Gelar Pelatihan Kapasitas Pengurus KDKMP: Siapkan SDM Unggul Menuju Indonesia Emas 2045 Perbesar

Kota Pasuruan, 4 November 2025 | Pewarta: Firnas Muttaqin | Editor: Media Center Pasukan 08

Di tengah geliat perubahan dan tantangan zaman digital, semangat pemberdayaan rakyat kecil kembali berkobar di Kota Pasuruan.
Melalui tangan-tangan penggerak koperasi dan UMKM, Kementerian Koperasi dan UKM menggulirkan program strategis — Pelatihan Peningkatan Kapasitas Pengurus KDKMP (Koperasi, Daya Krisis, dan Mikro Peluang) Tahun 2025.

Acara ini digelar mulai 4–6 November 2025 di Hotel BJ Perdana, Kota Pasuruan, dengan semangat besar:

SDM dan Talenta Unggul Menuju Indonesia Emas 2045.”


🧭 Langkah Serius, Bukan Sekadar Seremonial

Pelatihan ini bukan acara basa-basi, tapi bagian dari upaya nyata menyiapkan sumber daya manusia tangguh yang siap menghadapi era global.
Diselenggarakan oleh Kementerian Koperasi melalui Dinas Koperasi UMKM Provinsi Jawa Timur, kegiatan ini menggandeng Dinas Koperasi setempat sebagai motor penggerak.

Perwakilan panitia, Sulton, membuka acara dengan semangat yang menular:

“Pak Wali Kota dan Pak Kadis sebenarnya ingin sekali hadir langsung untuk menyemangati teman-teman KDKMP. Tapi karena sedang ada agenda bersama Menteri ATR/BPN dan Menteri UKM, mereka akan menyusul sore nanti.”

Meski pembukaan berlangsung sederhana, semangat peserta tetap meledak-ledak — seperti bensin penuh oktan di mesin perjuangan ekonomi rakyat. ⚙️🔥


📚 Belajar, Berinovasi, dan Bergerak

Selama tiga hari, peserta akan ditempa dalam sesi-sesi yang dikemas padat dan produktif.
Sulton, yang juga menjadi narasumber tunggal sekaligus pakar dari Balai Latihan Koperasi Provinsi Jawa Timur di Malang, akan membagikan berbagai ilmu dan strategi praktis untuk memperkuat koperasi di era digital.

Panitia menegaskan lima mekanisme penting pelatihan:

  1. Pre-test & Post-test wajib: agar peserta tahu seberapa jauh peningkatan pemahaman mereka.
  2. Presensi online setiap hari: karena tanggung jawab adalah langkah pertama menuju profesionalisme.
  3. Rekening BNI tanpa setoran awal: demi kelancaran penyaluran uang saku dan transport tanpa ribet.
  4. Arsip legalitas koperasi: semua data dikumpulkan rapi sebagai bukti administrasi yang akuntabel.
  5. Pendataan digital melalui Simkopdes dan Mikrosip: menuju koperasi modern yang siap bersaing di dunia maya.

🤝 Pendampingan Nyata, Bukan Janji Manis

Salah satu program paling menarik dalam pelatihan ini adalah kehadiran sistem pendampingan bisnis koperasi yang lebih intensif.
Kementerian memperkenalkan dua peran penting:

  • Business Assistant (BA) – turun langsung ke lapangan mendampingi pengurus koperasi agar bisnisnya jalan, bukan jalan di tempat.
  • Project Manager Officer (PMO) – mengelola data, menganalisis hasil, dan memastikan semua proyek berjalan on track.

Selain itu, ada pula tim lokal yang menjadi “garda terdepan” di Pasuruan:
Pak Bimo, Mbak Reine, Mbak Luluk, Mas Bumedi, dan Mas Bayu — para pendamping yang siap memantau dari dekat, memberi solusi, dan menyemangati pengurus KDKMP agar terus tumbuh.


🛡️ Koperasi Dijaga Lintas Sektor

Menariknya, Pemerintah Kota Pasuruan juga membentuk Satgas Kecamatan, dengan Lurah sebagai Ketua Pengawas Koperasi ex officio.
Satgas ini melibatkan Polres, Kejaksaan, dan TNI, sehingga pengawasan dan pembinaan koperasi tak hanya administratif, tapi juga berintegritas tinggi.

Langkah ini menegaskan bahwa koperasi bukan sekadar urusan ekonomi, tapi gerakan moral dan kemandirian bangsa.
Seperti kata pepatah Pasukan 08:

“Kalau ekonomi rakyat berdiri tegak, bangsa ini tidak akan pernah jatuh.”


Pesan Moral dari Pasukan 08

Ketua Umum Pasukan 08, Arfian, menyampaikan dukungannya atas langkah Kemenkop ini:

“Indonesia Emas 2045 bukan datang dari gedung tinggi atau pidato megah. Ia tumbuh dari peluh dan kerja keras para penggerak koperasi, dari rakyat kecil yang mau belajar, mau berbenah, dan mau maju bersama.”

Pasukan 08 melihat pelatihan ini bukan hanya kegiatan formal, tapi investasi sosial jangka panjang — membentuk manusia-manusia unggul yang siap memimpin perubahan ekonomi bangsa.


“Jangan remehkan koperasi. Di situlah rakyat kecil belajar jadi besar, dan bangsa belajar arti keadilan ekonomi.”
Arfian, Ketua Umum Pasukan 08


🌾 Penutup Penuh Harapan

Acara dibuka dengan penuh semangat dan diakhiri dengan doa bersama.
Doa sederhana, tapi penuh makna — agar ilmu yang ditanam hari ini, tumbuh jadi pohon kesejahteraan di masa depan.

Dari ruang Hotel BJ Perdana, Pasuruan, gema semangat Indonesia Emas 2045 terdengar jelas:
“Bangkit, Berdaya, dan Berdaulat Ekonomi!”


🔥 Media Center Pasukan 08
Dari rakyat, oleh rakyat, untuk kejayaan bangsa.
Kami bukan sekadar menulis berita — kami menyalakan semangat Indonesia!

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

SPPG Cahaya Siap Beraksi, Ribuan Anak di Cawas Klaten Akan Terima MBG

6 Februari 2026 - 11:50 WIB

Klaten Selatan Dilanda Masalah Sampah, Warga Diminta Tingkatkan Kepedulian Lingkungan

6 Februari 2026 - 11:43 WIB

Kegiatan Sosial Budaya, Didik Haryadi Serahkan Ambulans kepada Relawan RCTD Klaten

1 Februari 2026 - 14:27 WIB

Pemerintah Revitalisasi 16.169 Sekolah, SMP Muhammadiyah Sinar Fajar Klaten Jadi Salah Satu Penerima

1 Februari 2026 - 00:56 WIB

Momen Warga Klaten Soroti Kurangnya Tindak Lanjut Pelatihan UMKM di Hadapan Anggota DPRD

27 Januari 2026 - 03:28 WIB

Satu Komando, Satu Jiwa Korsa Pasukan 08: Di Bawah Langit Jawa Timur, Rasa Perjuangan Membumbung ke Angkasa

27 Januari 2026 - 01:35 WIB

Trending di Berita Jawa