đźź© Pewarta: Tim Redaksi Pasukan08.com (Lucky)
📍 Lokasi: Stadion Gajayana, Malang – Jawa Timur
🕊️ Sumber Semangat: “Dari Jalanan untuk Negeri, Dari Ojol untuk Kamtibmas Indonesia.”
Jenderal Listyo Sigit Prabowo: “Ojol bukan sekadar pengantar pesanan — mereka penggerak ekonomi, penjaga keamanan jalanan.”
Malang, Jawa Timur –
Ribuan pengemudi ojek online (ojol) memenuhi Stadion Gajayana, Malang, Jumat (31/10/2025). Dengan seragam hijau-hitam yang berderet rapi, mereka berdiri tegap di bawah terik matahari—bukan untuk menjemput penumpang, tapi untuk sebuah misi yang lebih besar: menjaga negeri bersama Polri.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo turun langsung memimpin Apel Ojol Kamtibmas, yang diikuti 4.425 pengemudi daring dari berbagai komunitas di Jawa Timur. Kegiatan bertema “Jogo Jatim, Bersama Ojol dan Teman Polda Jatim” ini menjadi momentum bersejarah bagi sinergi antara aparat kepolisian dan para pengemudi yang setiap hari menjadi mata dan telinga rakyat di jalanan.
“Alhamdulillah, baru saja kita melaksanakan apel ojol kamtibmas. Saya berterima kasih kepada komunitas ojol yang bukan hanya hadir, tapi juga menyatakan komitmen menjaga keamanan dan ketertiban,” ujar Kapolri di hadapan ribuan peserta apel.
Ojol: Pasukan Jalanan, Penggerak Ekonomi, dan Mitra Keamanan
Jenderal Sigit menegaskan, keberadaan para pengemudi ojol bukan sekadar soal antar makanan dan penumpang, melainkan bagian penting dari denyut ekonomi nasional.
“Ojol menjadi penghubung antara pelaku UMKM dengan masyarakat. Mereka bagian dari nadi ekonomi rakyat,” ucapnya.
Namun lebih dari itu, para pengemudi ojol juga memiliki posisi strategis dalam menjaga keamanan di lapangan. Mereka yang setiap hari melintasi jalanan, melihat langsung situasi masyarakat, menjadi ujung tombak informasi bagi aparat penegak hukum.
“Kalau melihat kecelakaan, tindak kriminal, atau hal-hal mencurigakan — jangan ragu melapor. Polri akan merespons cepat,” tegas Kapolri.
Sinergi Nyata: Dari Bengkel Ojol Hingga Pos Istirahat
Polri kini tengah mengembangkan gerai pelayanan untuk mitra ojol. Di beberapa wilayah, sudah dibangun pos yang bisa dimanfaatkan sebagai tempat peristirahatan hingga bengkel ringan. Langkah ini menunjukkan bahwa kemitraan Polri dan ojol bukan sekadar simbolis, tapi nyata di lapangan.
“Saya harapkan seluruh jajaran, terutama di Jawa Timur, terus menindaklanjuti kemitraan ini. Bersama-sama kita jaga kamtibmas kondusif demi kelancaran ekonomi rakyat,” pesan Sigit menutup arahannya.
Pasukan Jalanan, Garda Kamtibmas Rakyat
Dalam pandangan Pasukan 08, semangat apel ojol ini adalah contoh nyata bagaimana rakyat dan aparat bisa bersatu menjaga negeri. Ojol bukan lagi sekadar profesi, melainkan simbol gotong royong modern — mereka bergerak cepat, berani, dan setia pada ketertiban.
Di tengah arus digital dan persaingan ekonomi, sinergi antara ojol dan Polri menjadi fondasi kokoh bagi Indonesia yang aman, produktif, dan berdaulat.
“Kalau dulu rakyat menjaga kampung dengan ronda, sekarang rakyat menjaga negeri lewat kemitraan digital bersama Polri,” tulis salah satu anggota Pasukan 08 di media sosial setelah apel berakhir.










