Menu

Mode Gelap

Berita Jawa · 1 Feb 2026 00:56 WIB ·

Pemerintah Revitalisasi 16.169 Sekolah, SMP Muhammadiyah Sinar Fajar Klaten Jadi Salah Satu Penerima


 Dirjen PAUD, Dikdasmen Kementerian Dikdasmen RI, kunjungi SMP Muhammadiyah Sinar Fajar Klaten, Sabtu 31 Januari 2026 (Dok.Pribadi). Perbesar

Dirjen PAUD, Dikdasmen Kementerian Dikdasmen RI, kunjungi SMP Muhammadiyah Sinar Fajar Klaten, Sabtu 31 Januari 2026 (Dok.Pribadi).

Klaten – Komitmen pemerintah dalam memperbaiki kualitas pendidikan nasional terus diwujudkan secara nyata. Salah satunya melalui Program Revitalisasi Sekolah yang menyasar ribuan satuan pendidikan di seluruh Indonesia. Di Kabupaten Klaten, SMP Muhammadiyah Sinar Fajar menjadi salah satu sekolah penerima manfaat program tersebut.

Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (PAUD Dikdasmen) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Gogot Suharwoto, mengunjungi langsung gedung baru SMP Muhammadiyah Sinar Fajar Klaten, Sabtu pagi (31/1).

Dalam kunjungannya, Gogot menegaskan bahwa revitalisasi sekolah merupakan bagian dari Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2025.

“Hari ini kami memberikan semangat ya, bagian dari program Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2025. Pak Presiden memberikan instruksi bahwa semua sekolah di Indonesia harus diberikan revitalisasi, baik rehab maupun rekonstruksi,” ujar Gogot.

Gogot menjelaskan, pemerintah pusat telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp16,9 triliun untuk merevitalisasi 16.169 sekolah di seluruh Indonesia.

“Program ini sudah selesai. Dari total 16.169 sekolah, sebanyak 76 sekolah berada di Kabupaten Klaten. Salah satunya adalah SMP Muhammadiyah Sinar Fajar ini,” tambahnya.

Untuk Kabupaten Klaten sendiri, total anggaran revitalisasi sekolah mencapai Rp34,7 miliar pada tahun 2025 dan akan kembali dilanjutkan pada tahun 2026. Dirjen berharap ke depan alokasi anggaran dapat ditambah agar lebih banyak sekolah memperoleh manfaat.

Lebih lanjut, Gogot menekankan bahwa revitalisasi sekolah tidak boleh dimaknai semata sebagai pembangunan fisik.

“Tidak cukup hanya infrastruktur saja. SDM-nya harus ditingkatkan, kurikulum pembelajarannya diperkuat, serta pendidikan karakter bagi anak-anak dan seluruh unsur satuan pendidikan juga harus menjadi perhatian,” tegasnya.

SMP Muhammadiyah Sinar Fajar sendiri telah menerima fasilitas papan interaktif digital, dengan guru-guru yang telah dipersiapkan untuk memanfaatkan teknologi tersebut dalam proses belajar mengajar. Revitalisasi ini diharapkan menciptakan rasa aman dan nyaman bagi siswa, sehingga kegiatan belajar berlangsung lebih efektif.

Kepala Sekolah SMP Muhammadiyah Sinar Fajar, Agus Mulyadi, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Dirjen PAUD Dikdasmen serta kepercayaan pemerintah terhadap sekolah yang dipimpinnya.

Ia menjelaskan bahwa SMP Muhammadiyah Sinar Fajar menerima dana revitalisasi sebesar Rp1,7 miliar, yang digunakan untuk membangun enam ruang kelas baru beserta kelengkapannya.

“Alhamdulillah, target pembangunan yang seharusnya selesai dalam 90 hari bisa kami selesaikan lebih cepat dari waktu yang ditentukan,” ungkap Agus.

Agus berharap keberadaan gedung dan fasilitas baru tersebut dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan prestasi siswa.

“Dengan gedung baru dan fasilitas yang lebih baik, anak-anak akan semakin nyaman belajar dan tentu kami berharap prestasi putra-putri kami semakin meningkat,” ujarnya.

Gogot Suharwoto, Dirjen PAUD, Dikdasmen Kemendikdasmen RI (Dok.Pribadi).

Pasukan 08: Pendidikan Adalah Investasi Peradaban

Menanggapi program revitalisasi sekolah tersebut, Ketua DPW Pasukan 08 Klaten, Eko Setyo Atmojo, menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan pemerintah yang dinilai sejalan dengan semangat membangun masa depan bangsa.

“Revitalisasi sekolah adalah investasi peradaban. Negara hadir bukan hanya membangun tembok dan atap, tetapi menyiapkan generasi unggul yang berkarakter, berilmu, dan berdaya saing. Pasukan 08 melihat program ini sebagai bukti keberpihakan negara terhadap rakyat, khususnya dunia pendidikan,” tegas Eko.

Eko menambahkan, Pasukan 08 mendorong agar revitalisasi sekolah diiringi dengan pengawasan yang ketat serta kesinambungan program, agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh siswa, guru, dan masyarakat.

“Kami berharap program ini tidak berhenti pada peresmian, tetapi berlanjut pada peningkatan kualitas pembelajaran dan karakter anak bangsa. Pendidikan adalah fondasi Indonesia Emas,” pungkasnya.

Sebagai informasi, revitalisasi 76 sekolah di Kabupaten Klaten dijadwalkan akan diresmikan langsung oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI pada 18 Februari mendatang.

Artikel ini telah dibaca 38 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

SPPG Cahaya Siap Beraksi, Ribuan Anak di Cawas Klaten Akan Terima MBG

6 Februari 2026 - 11:50 WIB

Klaten Selatan Dilanda Masalah Sampah, Warga Diminta Tingkatkan Kepedulian Lingkungan

6 Februari 2026 - 11:43 WIB

Soroti Penegakan Hukum Lingkungan, Akademisi Pertanyakan Konsistensi Negara Hukum Pancasila

1 Februari 2026 - 14:34 WIB

Kegiatan Sosial Budaya, Didik Haryadi Serahkan Ambulans kepada Relawan RCTD Klaten

1 Februari 2026 - 14:27 WIB

Momen Warga Klaten Soroti Kurangnya Tindak Lanjut Pelatihan UMKM di Hadapan Anggota DPRD

27 Januari 2026 - 03:28 WIB

Satu Komando, Satu Jiwa Korsa Pasukan 08: Di Bawah Langit Jawa Timur, Rasa Perjuangan Membumbung ke Angkasa

27 Januari 2026 - 01:35 WIB

Trending di Berita Jawa