Reporter: Eko Setyo Atmojo Relawan Rakyat Jelata – Pasukan 08 Klaten
Editor: Tim Pasukan08.com
Biro: Jawa Tengah – Wilayah Pantura Selatan
🛠️ “Kalau bukan kita, siapa lagi? Kalau bukan sekarang, nunggu longsornya tambah lebar?”
Begitulah celetuk Komandan Lapangan Pasukan 08 Klaten, sambil ngopi di warung Pak Sumarwan yang jadi markas darurat relawan sejak jalan Delanggu–Juwiring mulai miring ke arah kehancuran.
🌧️ Longsor Pinggir Jalan, Tapi Pejabatnya Masih Pinggir Tanggung Jawab
Longsor ini terjadi tepat di Desa Juwiring, sepanjang kurang lebih 10 meter.
Tanah amblas, talut penahan ambrol, dan penerangan jalan padam — lengkap sudah, tinggal nunggu pejabatnya juga ikut “gelap mata.” 😏
“Udah dua tahun, Mas. Belum dibenerin. Tapi gapapa, mungkin nunggu waktunya dibenerin bareng jalan lain biar hemat tender,” ujar Pak Sumarwan, relawan rakyat jelata senior, yang warungnya sudah dua kali hampir ikut longsor tapi tetap buka tiap pagi.
💬 Kepala Desa Sudah Lapor, Tapi Laporannya Mungkin Nyangkut di Printer Kantor Pemda
Kepala Desa setempat bilang udah ngirim laporan ke Pemkab.
Katanya, “Sudah tertulis dan sudah kami sampaikan resmi.”
Tapi kata warga, kayaknya surat itu belum sempat keluar dari map plastik.
Ada yang nyeletuk,
“Mungkin suratnya masih disimpen buat dokumentasi penghargaan kinerja lambat tingkat kabupaten.” 😆
🔦 Jalan Gelap, Tapi Semangat Rakyat Masih Terang
Meski jalan itu gelap gulita tiap malam — warga masih semangat jaga, nyalain senter HP, dan ngasih tanda pakai botol air mineral isi pasir biar motor gak jatuh.
Itulah gotong royong versi rakyat jelata: tanpa APBD, tanpa proyek, tapi dengan hati. ❤️
“Ini bukan sekadar jalan, Mas. Ini jalur ekonomi, jalur anak sekolah, jalur harapan. Kalo rusak terus, ya hidup kita ikut miring,” kata Mbak Siti, pedagang sayur yang lewat situ tiap subuh.
🧱 Pasukan 08: Turun Tangan, Bukan Cuma Turun Status WA
Sore harinya, beberapa Relawan Pasukan 08 Klaten datang ke lokasi.
Bukan buat selfie, tapi buat ngecek, dokumentasi, dan pasang tanda bahaya darurat pakai cat pilox dan bambu.
Ada yang sambil nyeletuk,
“Kita gak nunggu proyek, tapi kita pro-aksi.” 💪
Mereka juga bantu bersih-bersih pinggiran jalan, sambil nyiapin laporan visual buat dikirim ke Bahu Prabowo – Direktorat Eksekutif Bantuan Hukum Pasukan 08.
Karena kalau rakyat kecil diam, siapa yang bakal ngomong?
🎙️ Pesan Relawan Rakyat Jelata
Dari lokasi longsor, kami cuma mau nitip pesan sederhana buat para pejabat yang mungkin sibuk rapat koordinasi di ruang ber-AC:
“Kami gak butuh janji manis, cukup jalan yang gak bikin kami jatuh manis.”
“Kalau rakyat bisa gotong royong tanpa dana, masa pemerintah yang punya anggaran gak bisa turun tangan?”
🇮🇩 Pasukan 08 – Dari Rakyat, Oleh Rakyat, Untuk Rakyat
Kami percaya: perubahan bukan dimulai dari ruang rapat, tapi dari warung kopi dan tangan yang mau bergerak.
Dan selama masih ada rakyat jelata yang peduli, longsor boleh datang, tapi harapan gak akan pernah amblas.
📍 Juwiring, 30 Oktober 2025
Disusun di Warung Kopi “Sumarwan Makmur Selalu”
☕ Didukung oleh Relawan Pasukan 08 Klaten – Divisi Rakyat Jelata Bergerak










